Agenda Kegiatan CBIB

Registrasi dan Verifikasi CBIB di Provinsi Bengkulu
Jumat, 18 Juli 2014 - Kategori : Agenda Kegiatan CBIB

Pertemuan dengan Dinas KP provinsi dan kabupaten/kota serta pelaku usaha dan stakeholder terkait lainnya dalam rangka registrasi dan verifikasi CBIB di Provinsi Bengkulu, dilaksanakan di Samudera Dwinka, Kota Bengkulu.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 30 (tiga) puluh orang, berasal dari  Dinas KP provinsi, kabupaten/kota dan pelaku usaha produksi budidaya, serta stakeholder lain yang terkait.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah Kebijakan Pengembangan produksi budidaya, dan Prosedur Registrasi dan Verifikasi CBIB oleh Kasie Analisis Standar Subdit Standardisasi, Direktorat Produksi Budidaya dan Kebijakan Pengembangan Pengembangan produksi budidaya di Provinsi Bengkulu, oleh Kepala Bidang Produksi Budidaya Provinsi Bengkulu

Acara di buka oleh Kepala Bidang DJPB Dinas KP Provinsi Bengkulu Ibu Viveri Kosma. S.Pi. Dalam Paparannya, Ibu Viveri Kosma menyatakan terimakasih atas kehadiran Direktur Produksi Budidaya atau yang mewakili, sebagai komitmen dalam pengembangan produksi budidaya di provinsi Bengkulu.

Nilai perdagangan produksi budidaya Provinsi baru dikumpulkan melalui beberapa kab/kota, jika kegiatan registrasi dan verifikasi ini dilakukan di seluruh kab/kota yang ada di Bengkulu pasti hasilnya akan jauh lebih besar.

Potensi sumberdaya perikaan dan kelautan berdasarkan wilayah produksi di Bengkulu antara lain :tepung ikan dan tulang ikan, minyak ikan hiu (musiman), Ikan hias, Kerajinan berbahan baku kekerangan.

Permasalahan dalam pengembangan produksi budidaya antara lain :

·      Kurangnya  pengetahuan Sumber Daya Manusia untuk mengolah hasil sampingterutama produk kekerangan dan udang.

·      Masih  minim dan kurangnya pengetahuan tentang produk perikanan nonkonsumsi

·      Para pelaku CBIB di Bengkulu masih terfokus banyak di kerajinan kekerangan dan ikan hias saja, sementara produk lain masih belum banyak dikembangkan.

Perlunya pemahaman bagi pelaku usaha untuk pengurusan karantina dalam pengiriman ikan hias agar mengikuti prosedur yang ada, dan tidak menggunakan pihak ketiga sehingga tidak terbebani dengan waktu yang lambat dan biaya yang cukup mahal.

Saat ini banyak pelaku usaha musiman karena produksi budidaya belum menjadi komoditas utama yang dikembangkan

Untuk registrasi CBIB, pembudidaya juga diregistrasi, sedangkan ijin usaha bukan merupakan persyaratan mutlak sepanjang kontinyuitas produksi memadai maka ijin usaha menjadi bagian dari pembinaan yang harus dilakukan oleh daerah.