Agenda Kegiatan CBIB

Registrasi dan Verifikasi CBIB di Provinsi Sulawesi Tenggara
Jumat, 18 Juli 2014 - Kategori : Agenda Kegiatan CBIB

Pertemuan dalam rangka registrasi dan verifikasi CBIB ini dilaksanakan Hotel Plaza Inn Kendari, Jl. Antero Hamro No. 71-72 – Kendari. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 30 (tiga) puluh orang, berasal dari  Dinas KP provinsi, kabupaten/kota dan pelaku usaha Produksi Budidaya, serta stakeholder lain yang terkait. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Materi yang disampaikan adalah Sanitasi dan Kesehatan di Unit Prduksi Budidaya, disampaikan oleh Kepala Balai Budidaya. Dilanjutkan dengan materi Kebijakan Pengembangan Produksi Budidaya Nasional, disampaikan oleh Kepala Seksi Penerapan Standar, Dit. Produksi Budidaya dan Sistem Registrasi dan Verifikasi CBIB, disampaikan oleh Kepala Seksi Penerapan Standar, Dit. Produksi Budidaya

Pada sambutan dan arahannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  Provinsi Sulawesi Tenggara menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan pembinaan registrasi dan verifikasi CBIB tersebut. Karena dengan adanya kegiatan tersebut ragam Produksi Budidaya yang ada di Sulawesi Tenggara dapat diketahui dan dieksplorasi sesuai potensinya sesuai KEPDIRJEN DJPB No. 017/2013 tentang Pedoman Umum Registrasi dan Verifikasi CBIB.  Produksi Budidaya yang ada di Sulawesi Tenggara didominasi oleh rumput laut, lele, ikan nila, gurame, dan ikan hias. Kedepannya akan dieksplorasi lagi potensi yang masih ada. 

Kepala Dinas KP Provinsi Sulawesi Tenggara lebih jauh menjelaskan bahwa Produksi Budidaya memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan, dengan alasan produk kelautan dan perikanan merupakan produk yang dapat diperbaharui sehingga ketersediaan bahan bakunya tersedia secara kontinyu, dengan catatan dalam pengelolaannya tidak merusak lingkungan dan habitatnya. Sedangkan produk lainnya seperti hasil hutan, tambang, minyak dll merupakan produk yang sulit diperbaharui dan suatu saat akan habis. Selain itu Kepala Dinas KP Provinsi Sulawesi Tenggara menekankan khususnya kepada pelaku usaha agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan beragam.

Dinas KP Provinsi, Kabupaten/Kota diharapkan dapat melakukan bimtek terhadap pelaku usaha agar dapat memanfaatkan potensi SDA dengan baik, dapat memfasilitasi sarana dan prasarana sesuai kebutuhan dan membantu pemasaran produk yang dihasilkan para CBIB, dan diharapkan pula agar Dinas KP Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menjalin kerjasama dengan FPIK UNHALU Kendari untuk melakukan pengembangan Produksi Budidaya yang ada di Sulawesi Tenggara sesuai potensinya.

Form registrasi dan verifikasi yang telah diisi serta foto copy dokumen pendukung (jika ada) menjadi tanggung jawab tim teknis daerah untuk segera dikirim ke sekretariat CBIB, Direktorat Produksi Budidaya selambat-lambatnya bulan Oktober 2014, untuk dikompilasi dan akan dirapatkan oleh tim teknis pusat untuk direkomendasikan mendapat nomor registrasi.