Agenda Kegiatan CBIB

Registrasi dan Verifikasi CBIB di Provinsi Sulawesi Selatan
Kamis, 6 Agustus 2015 - Kategori : Agenda Kegiatan CBIB

Pertemuan dengan Dinas KP provinsi dan kabupaten/kota serta pelaku usaha dan stakeholder terkait lainnya dalam rangka sertifikasi dan verifikasi CBIB, yang dilaksanakan di D’Maleo Hotel, Kota Makassar– Sulawesi Selatan. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 30 (tiga) puluh orang, berasal dari Dinas KP provinsi, kabupaten/kota dan pelaku usaha produksi budidaya, serta stakeholder lain yang terkait.

Pembukaan dan sambutan serta sekaligus paparan oleh Sekretaris Dinas Provinsi Sulawesi Selatan mengenai Kebijakan Pengembangan Pengembangan produksi budidaya di Provinsi Sulawesi Selatan. Dilanjutkan dengan penyampaian materi Kebijakan Pengembangan produksi budidaya, oleh Dr. Coco Kokarin Soetrisno, M.Sc (Direktur Produksi Budidaya), Prosedur Registrasi dan Verifikasi CBIB oleh Kasie Analisis Standar Subdit Standardisasi, Direktorat Produksi Budidaya.

Nilai perdagangan produksi budidaya Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 mencapai Rp 350 Milyar (kedua terbesar di Indonesia setelah Jawa Timur) dan itu hanya dikumpulkan melalui beberapa kab/kota, jika kegiatan registrasi dan verifikasi ini dilakukan di seluruh kab/kota yang ada di Sulsel pasti hasilnya akan jauh lebih besar.

Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan berdasarkan wilayah produksi di Sulawesi Selatan antara lain :

  •            Lele
  •            Rumput laut
  •            Mutiara
  •            Ikan hias
  •            Nila

Permasalahan dalam pengembangan produksi budidaya di Sulawesi Selatan antara lain :

  •            Kurangnya  pengetahuan Sumber Daya Manusia untuk mengolah hasil samping terutama produk kekerangan dan udang.
  •            Masih  minim dan kurangnya pengetahuan tentang Produksi Budidaya
  •            Masih banyak produksi budidaya yang  belum diolah.
  •            Sementara di Sulawesi Selatan para pelaku CBIB masih terfokus banyak di kerajinan kekerangan dan Ikan Hias saja, untuk  produk lain masih belum banyak.

Perlunya pemahaman bagi pelaku usaha untuk mengikuti prosedur yang ada, dan tidak menggunakan pihak ketiga sehingga tidak terbebani dengan waktu yang lambat dan biaya yang cukup mahal.

Untuk registrasi CBIB, pembudidaya juga diregistrasi, sedangkan ijin usaha bukan merupakan persyaratan mutlak sepanjang kontinyuitas produksi memadai maka ijin usaha menjadi bagian dari pembinaan yang harus dilakukan oleh daerah.